Menko Mahfud Ancam Obligor Pencuci Uang BLBI: Berat itu Hukuman

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, mengimbau seluruh debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk bersikap kooperatif. Apabila tindak pidana pencucian uang terjadi setelah penyitaan atau sebelum perampasan harta kekayaan Debitur BLBI, maka pihaknya tidak akan menunda-nunda pengenaan sanksi.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

“Kepada semua debitur dan debitur agar benar-benar kooperatif, jangan main-main, transfer aset, pencucian uang, karena kita punya PPATK dan Komisi Tindak Pidana Uang, saya takut, diang untuk terus mengikuti” , Menko Polhukam pada acara tersebut. Penyitaan aset PT Bogor Raya Development di Bogor Golf Club, Rabu (22/6).

Jika pencucian uang terjadi setelah penyitaan atau sebelum aset disita, kami tidak main-main, itu adalah tindakan pencucian uang yang serius,” kata Akt.

Polisi siap menindak tegas debitur nakal

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Komjen Pol. Agus Andrianto mengatakan, siapapun yang menghalangi atau mengganggu proses pemungutan hak BLBI akan ditindak.

“Pada dasarnya polisi akan menindak tegas siapa saja yang menghalangi atau mengganggu proses pengumpulan satgas yang dijalankan pemerintah,” kata Agus.

Tak hanya itu, polisi juga akan menindak tegas debitur nakal alias mengelak, atau terhadap hak tagih Satgas BLBI. Pasalnya, para debitur telah melalaikan tanggung jawabnya kepada pemerintah selama puluhan tahun.

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Polisi, seperti yang sudah kami katakan, 24 tahun yang mereka nikmati cukup lama, pemerintah membayar bunga kepada IMF saat itu. Makanya belum ada diskusi dan komunikasi jadi silakan kalau mau klarifikasi dari pengadilan,” pungkasnya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *